okeyyy.. enjoyy iin my blogger ^_^
maaf ya kalo typo bertebaran dan tulisannya masih acakadul.
langsung ajalah di baca
c
e
k
i
d
o
t
******
maaf ya kalo typo bertebaran dan tulisannya masih acakadul.
langsung ajalah di baca
c
e
k
i
d
o
t
******
Setiap manusia pasti
pernah merasakan cinta,,
Tapi dengan cara yang berbeda tentunya,,
Yaitu misalnya seperti seseorang yang merasakan indahnya
cinta dan pahitnya cinta,,
Merasakan indahnya cinta itu rasanya seakan-akan dunia milik
berdua , yang lain ngontrakk,,
Tapi bila merasakan pahitnya seakan-akan kita serasa menelan
pil pahit , pahitt sekali,,
Ternyata memang benar
apa kata orang,,
Tak ada satupun cerita cinta yang terhindar dari air mata,,
Cinta itu butuh
kekuatan di pondasinya , dan pondasi cinta itu adalah kesetia’an dan
kepercaya’an kepada satu-sama lain,,
Tapi percayalah ,
segala coba’an yang di beri tuhan adalah ujian,,
Tuhan hanya ingin menguji seberapa kuat pondasi cinta mu,,
Orang-orang juga
sering bilang bahwa cinta itu buta & tuli,,
Dan bila kita sudah masuk dalam drama cinta kita sendiri
maka pasti kita tak sadarkan diri , karna kita akan melakukan apa pun demi
cinta,,
Love is stupid , love
is crazy , love is foolish , and love is all of them,,
Di sini , di balkon ,
aku sedang melamunkan masa lalu ku yang mungkin sangat amat menyedihkan..
“Huhftt..” aku membuang nafas dengan berat.
Sesak , yeah sesaklah
yang kini ku rasakan , aku mungkin terlalu larut dalam kesedihan ini , tapi
kurasa aku tak bisa kembali seperti dulu tanpanya..
Ya , dialah
penyebabnya , dialah yang membuat ku seperti ini , tapi aku tak menyalahkanya ,
karna ini lah takdirku..
“sekarang kamu dimana??” mataku kini sudah berlinang , air
mata ini rasanya ingin jatuh , tapi aku berusaha untuk menahanya.
“ku mohon kembalilah , kembali pada ku , aku sangat
merindukan mu” kini ku memutar memori
masa lalu ku , dimana pada sa’at itu adalah awal pertemuan ku dengannya.
----flashback----
Hari ini adalah hari
pertama MOS atau Masa Orientasi Siswa. Semua murid dari mana pun berkumpul di
sini..
Ya , mereka sekarang
berada di SMAN7 , dan kini mereka sudah berkumpul di halaman sekolah..
Di suatu tempat , ada
seorang remaja lelaki yang kini sedang memperhatikan seorang remaja putri dari
kejauhan. Entah apa yang membuatnya tertarik pada lawan jenisnya itu..
‘maniss’ ujarnya dalam hati
Pria ini bernama
Gregorius Sapungan , panggil saja dya Rego , dya memiliki postur tubuh yang
jangkung , kulitnya putih , tapi sayangnya dya cenderung pemalu. Ya , beginilah
dya.
“hoy Go!!, ngapain kamu bengong kayak gitu??,” tegur Brian.
Seketika itu, Rego pun terbangun dari lamunanya.
“eeh , gak kok , gak-papa” ujar Rego yang sedang terlihat
kikuk. Brian tak semudah itu percaya pada Rego , Brian pun mengikuti arah
pandang Rego. Dan yapp, Brian kini tau apa yang di perhatikan oleh Rego.
“ahha!! , kamu naksir dya ya Go??” tebak Brian sambil
tersenyum jail pada Rego. Dan tebakan Brian benar, semburat warna jingga
kemerahan keluar dari pipi Rego.
“bhahahahahaha, ciee ciee” olok Brian.
“eh eh eh , ada apa nih?? , wahh akku ketinggalan berita nih
, ada apa nihh??” timbrung eric yang datang tiba-tiba.
“ini loh rik , si Rego ternyata lagi naksir gituh ama cewek”
sahut Brian. Mata Rego langsung melotot ketika tahu rahasianya terbongkar.
“wahh , itu bener Go??” Tanya Erik pada Rego. Rego hanya
mampu mengangguk malu.
“emangnya kamu naksir yang mana sih” Tanya Erik (lagi). Dan
di anggguki oleh Brian.
“emmh.. yang itu , yang pake kerudung putih , yang item manis” sahutnya malu. Erik hanya
ngangguk-ngangguk tanda mengerti.
“kamu kenapa ngangguk-ngangguk rik?? , kesambet yah??” ujar
Brian sembarangan
Tuingggg…
Sebuah toyoran mendarat di kepala Brian. Ya , Brian ditoyor
oleh Erik.
“heh , sembarangan kamu kalo ngomong. Aku tuh
ngangguk-ngangguk karna aku kenal ama tuh cewek..” ujar Erik sewot. Rego
seketika langsung melotot (lagi) ketika dia tau kalau Erik mengenali wanita
puja’anya.
“yang bener kamu kenal dia Rik???” Tanya Rego gak nyantei.
Erik hanya mengangguk dengan bangga.
“iya aku kenal dia. Tapi aku gak terlalu kenal dia. Tapi
tenang , biar aku yang cari’in inform tetang dia” ujar Erik yang mampu membuat
senyum di wajah Rego.
“cieee.. congrats ya Go..” olok Brian.
“hehe.. iya..” sahut Rego malu-malu
----flashback on---
“hhuhhh..” aku menarik nafas berat.
Sekarang aku tersenyum sendiri walaw air mata masih
berlinang di pelupuk mata ku. Aku tersenyum sa’at ku mengingat kejadian pertama
kali ku melihatnya. Ya , mungkin cinta pada pandang pertama lahh yang dulu
kurasakan.
Dan sesa’at kemudian aku tertawa renyah sa’at memori ku
mengingat kembali kejadian itu. Pada waktu itu dya cemburu buta pada ku dan
kawan sebangku ku. Padahal waktu itu kami hanya sedang bergurau saja. Haha ,
benar-benar memo yang indah.
“haha , aku masih mengingatnya” ujar ku sambil tertawa walaw
hati ku menangis.
---flashback---
Kini rego dan anggi berada di aula belakang sekolah , yang
ada di sini hanya mereka berdua.
“kamu kenapa yank?? , kok cemberut gitu mukanya??” Tanya
rego hati-hati pada sang kekasih. Ya , kekasihnya bernama Adhevia Anggita.
Mereka berdua berbeda kelas. Anggi IPS 2 dan Rego di kelas IPA 3.
“aku cemberut gara-gara kamu selingkuh.” Sahut Anggi kesal.
“hahh?? , aku selingkuh?? , ama siapa??” tanggap Rego dengan
raut wajah yang terkaget-kaget. Pasalnya , ia tak pernah sekalipun menyelinkuh
dari Anggi.
“ihh , kamu tuh pura-pura gak tau apa memang gak tau sihh??”
gereget Anggi pada alur bicara Rego yang sama-sekali tak ia mengerti.
“lohh.. aku emang gak ngerti kok” bingung Rego
“iiihhh.. kamu tadi kenapa sih mesra banget ama si clara??”
ucap Anggi akhirnya.
Plukk..
Rego memukul jidatnya. Entah apa yang membuatnya untuk
melakukan itu.
“astaga!! , ternyata yang itu , kita cuman becanda kokk..”
ujar Rego yang sa’at itu terlihat ragu dengan tatapan curiga Anggi yang di
tujukan padanya.
“benerr???” selidik Anggi dengan tatapan yang tak bisa di
artikan.
“suerrr dehh , bahkan seribu suerr. Percayakan ama aku??”
ucap Rego sambil mengangkat kedua jari telunjuk dan jari tengahnya untuk
membentuk huruf V.
“heemmm.. oke! , kali ini aku percaya ama kamu.” Ujar Anggi
akhirnya. Rego pun tersenyum lega.
“akhirnya..” ujar Rego lega.
“huuu… kali ini aku peercaya ama kamu , tapi untuk yang
setarusnya aku gak akan percaya lagi .” ancam Anggi. Seketika Rego langsung
murung , tapi sedetik kemudian ia kembali tersenyum lebar karna kali ini ia
beruntung karna ia masih bisa memegang kepercayaan yang di beri Anggi padanya.
“iya gak papa , yang penting kali ini kamu percaya ama aku.
aku janji bahwa aku akan jaga kepercaya’an mu itu” ucap Rego.
Kini mereka berdua sama-sama tersenyum karna kali ini mereka
bisa saling percaya satu sama lain.
---flasback-on----
Di sini , aku
tersenyum. Aku tersenyum karna waktu itu aku takut sekali jika kau tak percaya
lagi pada ku. Haha , tapi ternyata akhirnya kau percaya pada ku.
Kau tahu? , sejujurnya dulu aku takut , aku takutt sekali
kehilangan mu . tapi apa yang ku dapat? , pada akhirnya kau yang meninggalkan
ku.
“sungguh tega kau pada ku. Apa kau sungguh tak mengerti
perasa’an ku sa’at itu?? , perasa’an ku sa’at itu merasa hancur , sungguh
hancur. Aaarrgghhhh….” Aku sungguh tak sadar dengan apa yang ku lakukan
sekarang. Dan entahlah , aku hanya ingin ini menjadi mimpi dan bukan
kenyata’an.
Kini aku meringkuk di sudut ranjangku setelah tadi ku
menjambak keras rambut ku sendiri . terserah , terserah kalian mau menganggap
ku banci atau semacamnya. Tapi jujur , sekarang aku sedang menangis , rasanya
aku tak mampu tuk menahan rindu ini lebih lama lagi. Kini otak ku kembali
memutar sebuah memo yang tak pernah ku harapkan tuk terjadi , sebuah memo yang
sangat tak ku harapkan tuk menjadi nyata.
---flashback----
Kini Rego berada di bandara. Bila ditanya sedang apa dya di
sini pun tak jelas. Karna kini pandanganya terlihat tak menentu. Pandanganya
kini terlihat gusar.
“haduhhh.. kamu dimana sih?? , plies muncul dong.. , ya
tuhann mana hp pake acara ketinggalan lagi” Rego kini terihat celingak-celinguk
kesana-kemari.
Plukk..
Rego terkejut ketika ada terasa yang menepuk pundaknya
dengan tangan. Sedetik kemudian Rego pun membalik badanya. ketika ia membalik
badanya , bukan sebuah senyuman yang ia terima dari sang kekasih yang menepuk
pundaknya tadi , melainkan air mata yang membentuk aliran sungai kecil di kedua
pipi sang kekasih. Rego yang tak sanggup melihatnya pun akhirnya mengusap kedua
pipi halus kekasihnya itu dengan kedua ibu jarinya.
“ssssstt.. udah , jangan nangis lagi yah?? , aku gak pengen
air mata mu mengalir keluar lagi dihadapanku , plies kasih aku senyuman mu yang
termanis , untuk yang terakhir.” Ucap Rego yang kini sudah memegang tangan sang
kekasih. Kini sang kekasih pun tersenyum dengan senyum yang sangat manis
menurutnya.
“okey , ini yang terakhir , dan semoga masa depan akan
mempertemukan kita , tapi kini aku harus pergi , ma’afkan aku.”ucap Anggi (sang
kekasih) yang perlahan melepaskan tangan Rego yang memegang tangannya erat.
“aku mengerti , kini pergilah , dan ketahuilah bahwa aku
akan selalu menyimpan nama mu di sini (memegang dada) , percaya lah.” Ucap Rego
dengan mata yang membendung air mata yang ingin tumpah , tapi tetap saja ia
tersenyum.
“terima kasih.” Ucap Anggi dengan senyuman
‘perhatian kepada seluruh penumpang yang ingin menuju ke
Palembang mohon segera masuk ke dalam pesawat karna sekitar 15 menit lagi
pesawat akan lepas landas’
“aku harus pergi.” Ucap Anggi.
“ya , pergilah.” Ucap Rego yang sebenarnya tak rela.
Kini Anggi pun melangkah pergi menjauh dari hadapan Rego.
dengan lanngkah berat Anggi membawa langkahnya untuk segera menuju pesawat.
Ketika di ambang pintu masuk , Anggi berhenti berjalan , dia berbalik , dan
tersenyum sendu ke arah Rego.
‘pergi-lah’ ucap Rego tanpa suara. Dan hanya dibalas
anggukan dan senyum perpisahan dari Anggi.
Namun , sa’at setelah pesawat sang kekasih lepas landas ,
Rego pun tak sanggup menahan tangisnya lagi , kini ia jatuh terduduk. Dan
entahlahh apa yang akan terjadi selanjutnya.
---flashback-on----
Kini aku semakin menangis , hingga tak terasa aku pun
tertidur dilantai sambil memeluk sebuah figura yang berisi foto kami berdua
dulu. Dan ketika aku bangun di sore harinya aku pun langsung menuju balkon
rumah ku. Kurasa kan angin sore menerpa wajah ku , tapi kali ini angin itu
sepertinya tak datang sendirian , ia datang bersama hujan gerimis yang
membasahi bumi ini.
“ya tuhann.. apakah langit juga ikut merasakan sedih ini??”
aku bertanya entah pada siapa , tapi kali ini aku ingin sebuah jawaban.
Tokk.. tokk.. tokkk..
Ku dengar ketukan di pintu kamar ku. Ah , palingan itu cuman
si Andre. Kata ku dalam hati.
Andre itu adalah kakak ku , dya slalu ingin membuat ku
tertawa , tapi semua usahanya gagal , mungkin kini ia telah menyerah melakukan
cara apapun tuk membuat ku tertawa karna kini ia telah berhenti melakukan semua
itu.
Cklekk..
Ku buka pintu kamar ku. Aku terkejut melihat Andre dengan
mimik wajahnya yang tak seperti biasa. Biasanya dya selalu tersenyum tapi
sekarang ia terlihat sangat murung.
“mukamu kenapa Ndre??” selidik ku
“nihh..” bukanya menjawab pertanya’an ku tapi ia malah
menyodorkan sebuah surat berwarna biru muda pada ku.
“apa ini??” Tanya ku.
“baca aja. Yang sabar yaa..” ia mengusap pundak ku dan
berjalan pergi jauh dari hadapan ku.
Bukk..
Aku sedikit membanting keras pintu kamar ku , kini aku duduk
di depan meja belajar ku. Perlahan ku baca siapa nama pengirim sura ini.
Seketika mata ku terbelalak , karna entah mengapa semua ini terasa mustahil di
mata ku.
“a-dhe-vi-a.ang-gi-ta??” ucap ku gugup.
Perlahan ku buka surat itu , dan aku pun membacanya.
‘hy Grego.. ^_^
Lama sudah rasanya kita tak pernah contack. Kira-kira
semenjak aku pergi dulu. Maaf ya , karna waktu itu handphon ku hilang di
bandara. tapi syukurlah karna aku masih mengingat alamat rumah mu. Senang
rasanya bisa kembali ber-contack dengan mu setelah 5 tahun lalu.
Ekhemm.. sudah ahh basa-basinya , sebenarnya aku ingin
memberi tahu mu sesuatu.
mmmm… aku kini sudah bertunangan , dan mungkin 6 bulan lagi
kami akan menikah. Kami juga saling mencintai , seperti aku mencintai mu dulu.
Kini kau hanya ku anggap teman atau sekedar sahabat , ma’af kan aku yaa..
mungkin hanya itu yang ingin ku sampaikan pada mu..
_adhevia anggita_
# 17 January 2018#’
Kini perasa’an ku bertambah hancur , tapi kini aku tak
menangis lagi , karna kini aku senang bila kau bahagia , walau pun bukan
bersama ku , semoga kau bahagia bersama dya , dan semoga saja dya bisa
membahagia kan mu untuk selamanya dan biar sajalah dya yang menggantikan nama
ku yang telah tertulis dihati mu……..
~~ the end~~
Hwaaaaaa… author mau minta ma’af nihh.. ma’afin author yang
seblekk ini yahh.. ma’af juga kalo cerpenya gak romantic… kan si author paling
gak bisa romantic.. hehehe…
Sumpah demi apapun nih cerpen ancur abiesss.. malkum lahh
author kan anak alay , jadi cerpennya juga muesti alay donk #gubbrakkk
oya, sebelumnya thanks juga buat para cast yg udah bersedia namanya saya pake. thanks you so much dah pokoknya ^_^ maaf ya kalo alur gak sesuai jalan asmara kalian , #langsung #digebukin #para #cast
buat temen author yang sama sablekknya kayak author , makasih aja ya udah ngingetin author kalo si guru killer udah ada dan nyuruh berenti nulis.
aduuhh penuh perjuangan nih ngetiknya!! hargain ya! #maksa
oya, sebelumnya thanks juga buat para cast yg udah bersedia namanya saya pake. thanks you so much dah pokoknya ^_^ maaf ya kalo alur gak sesuai jalan asmara kalian , #langsung #digebukin #para #cast
buat temen author yang sama sablekknya kayak author , makasih aja ya udah ngingetin author kalo si guru killer udah ada dan nyuruh berenti nulis.
aduuhh penuh perjuangan nih ngetiknya!! hargain ya! #maksa
Haha,, jangan lupa
kritik dan saranya yeahh.. oiya , like and coment juga di butuh kan lohh..
Oke , author alayy pamit dulu , dadahhh , wassalamm…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar